Ikhtisar SmartTrade

SmartTrade memungkinkan pengguna untuk membuka, mengelola, dan menutup pesanan di bursa dengan kondisi yang telah ditentukan sebelumnya. Quentrade menyediakan serangkaian metode REST API lengkap untuk membuat dan mengelola entitas SmartTrade beserta eksekusi transaksi terkait.

Siklus perdagangan dimulai dengan entitas SmartTrade yang mengonfigurasi target entri, pemicu stop loss, deviasi trailing, dan tangga take profit bertingkat. Quentrade secara otonom mengeksekusi dan mengelola sub-transaksi saat kondisi pasar terpenuhi.

Cara Kerja SmartTrade

Entitas SmartTrade bertindak sebagai wadah cerdas yang menyimpan seluruh parameter perdagangan. Setelah dibuat, Quentrade memantau buku pesanan (order book) real-time melalui WebSocket dan secara otomatis mengirimkan, memperbarui, serta membatalkan sub-pesanan di bursa tanpa memerlukan intervensi manual.

Informasi yang Disimpan oleh Entitas SmartTrade

1

Akun Bursa & Pasangan Perdagangan

ID akun bursa terhubung, simbol pasangan pasar (contoh: BTC_USDT), dan sisi posisi pesanan (Beli / Jual, Long / Short).

2

Data Posisi

Jenis pesanan masuk (Pasar, Limit, Kondisional), ukuran total investasi, kuantitas unit, dan tingkat leverage.

3

Kondisi Take Profit & Stop Loss

Persentase distribusi take profit multi-target, deviasi trailing take profit, harga pemicu stop loss, trailing stop loss, dan penundaan batas waktu.

4

Kondisi Penutupan Pasar

Pemicu terkonfigurasi untuk segera melikuidasi dan keluar dari posisi pada kurs pasar saat ini.

5

Kondisi Pengurangan Dana

Aturan dan tahapan untuk mengurangi risiko secara parsial atau mengamankan keuntungan awal dengan memotong alokasi dana.

6

Status & Keadaan Eksekusi

Pelacakan langsung sub-transaksi aktif, kuantitas terisi, harga rata-rata masuk/keluar, dan akumulasi PnL.

Jenis Transaksi yang Termasuk dalam SmartTrade

Transaksi Posisi (Position Trade)

Pesanan utama yang dieksekusi untuk membuka posisi awal pasar sesuai dengan parameter masuk.

Transaksi Take Profit (Take Profit Trade)

Pesanan yang ditempatkan untuk mengunci keuntungan ketika batasan harga target atau ambang batas trailing tercapai.

Transaksi Stop-Loss (Stop-Loss Trade)

Pesanan protektif yang dipicu saat harga pasar turun hingga atau di bawah batas aman guna mencegah kerugian lebih lanjut.

Transaksi Pengurangan Dana (Reduce Funds Trade)

Pesanan perantara yang dirancang untuk menurunkan eksposur terbuka dan membebaskan modal margin secara aman.

Transaksi Penutupan Pasar (Market Close Trade)

Eksekusi pesanan pasar darurat atau manual untuk segera menyelesaikan dan keluar dari semua posisi terbuka.